Inspirasi Iman – Senin, 15 Desember 2025
Inspirasi Iman – Senin, 15 Desember 2025
Injil: Matius 21:23–27
Dalam Injil hari ini, Yesus ditanya tentang otoritas: dari mana kuasa-Nya berasal. Namun para imam kepala dan tua-tua justru terjebak dalam ketakutan, perhitungan, dan ketidakjujuran hati. Mereka tidak berani menjawab dengan jujur, karena lebih sibuk menjaga posisi dan rasa aman. Sikap ini sering kali juga hadir dalam kehidupan kita sehari-hari: ketika kita tahu mana yang benar, tetapi memilih diam; ketika hati kecil kita digerakkan untuk bertindak, tetapi kita menundanya karena takut rugi atau repot.
Dalam terang Laudato Si’, kepekaan iman bukan hanya soal pengakuan iman di mulut, melainkan keberanian untuk mendengarkan suara Tuhan yang berbicara melalui ciptaan, melalui alam yang rusak, udara yang tercemar, air yang kotor, dan jeritan kaum kecil yang paling terdampak.
Paus Fransiskus mengingatkan bahwa bumi adalah rumah bersama, tempat Allah terus menyatakan kehadiran-Nya. Merawat ciptaan bukan sekadar isu lingkungan, tetapi tindakan iman: sebuah jawaban jujur atas pertanyaan Tuhan kepada kita hari ini:
“Apakah engkau sungguh mendengarkan Aku?”
Ketika kita memilih hidup lebih sederhana, tidak serakah, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan, kita sedang mengakui otoritas Allah atas hidup dan dunia ini. Seperti Injil hari ini, iman yang dewasa tidak berhenti pada kata-kata, tetapi terwujud dalam pilihan konkret yang selaras dengan kehendak Allah dan kasih-Nya bagi seluruh ciptaan.
Ayat Inspirasi Injil:
“Kami tidak tahu.” (Matius 21:27)
—sebuah cermin yang mengajak kita bertanya: apakah ketidaktahuan itu jujur, atau justru penolakan untuk bertindak?
Semoga Allah, Sang Pencipta langit dan bumi, membuka mata dan hati kita agar semakin peka akan kehadiran-Nya dalam setiap ciptaan, meneguhkan langkah kita untuk merawat bumi sebagai ungkapan iman, dan memampukan kita hidup selaras dengan kasih-Nya, hari ini dan selamanya.
✝️ Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin.
Komentar
Posting Komentar